Semua data ahli waris setatus dan
derajatnya di hubungkan dg mayit. Bukan di hubungkan dg penanya atau
penghitung.
الوارثات من النساء عشر :
|
الوارثون من الرجال خمسة عشر:
|
1.
بنت
2.
بنت الإبن
3.
أم
4.
جدة من قبل الأم
5.
جدة من قبل الأب
6.
أخت شقيقة
7.
أخت لأب
8.
أخت لأم
9.
زوجة
10.
معتقة
|
1.
أبن
2.
إبن الإبن
3.
أب
4.
أبو الأب
5.
أخ شقيق
6.
أخ لأب
8.
إبن الأخ الشقيق
9.
إبن الأخ لأب
10.
عم شقيق
11.
عم لأب
12.
إبن العم الشقيق
13.
إبن العم لأب
14.
الزوج
15.
المعتق.
|
Keterangan:
1.
ummun (ibunya mayit)
Siapakah
yg di sebut ibu ato ummun dalam ilmu waris?
Jawab:
Jawab:
Ibu adalah ibunya mayit. Jadi apabila ada orng yg meninggal dunia maka ibunya mayit memiliki hak waris. Dan tidak ada yg bisa menghalangi keberadaaanya, selama ibunya mayit masih hidup. Ibu bisa mewarisi harta anak kandungnya, walau anak tersebut adalah anak hasil zina atau anak di bawah pernikahan yg TIDAK sah (Pernikahan yg tidak memenuhi saraat rukun nikah)
Contoh:
Nikah dg wanita prawan hamil. blm 6 bulan sudah melahirkan. Atau menikah dg wanita non muslim, nikah dg wanita yg bersuami. Nikah tanpa izin dan restu dari orangtua wali mujbir.
Nikah dg wanita prawan hamil. blm 6 bulan sudah melahirkan. Atau menikah dg wanita non muslim, nikah dg wanita yg bersuami. Nikah tanpa izin dan restu dari orangtua wali mujbir.
2.
Bapak.
Bapak
dalam istilah waris adalh abun. Abun adalah bapaknya si mayit. Jika ada pemuda
mati, maka bapaknya punya hak untuk mendapat waris. Bapak yg bisa mendapat
warisan adalah bapaknya mayit.
Bapak
tiri, tidak bisa mewarisi anak tirinya.
Bapak angkat tidak bisa mewarisi anak angkatnya.
Bapak zina, tidak bisa mewarisi Anak yg di lahirkan dari perzinaan. Walau secara DNA dia adalah darah daging ayah kandungnya.
Bapak angkat tidak bisa mewarisi anak angkatnya.
Bapak zina, tidak bisa mewarisi Anak yg di lahirkan dari perzinaan. Walau secara DNA dia adalah darah daging ayah kandungnya.
3.
bintu ibnin. (Cucu wanita dar
anak laki lakinya mayit)
Apkh
cucuny mayit bisa mendapt warisan dari kakek nenekny?
Jawab:
Cucu ada 4 macam
Cucu ada 4 macam
Cucu
laki dr anak laki nya mayit (ibnu ibnin)
Cucu laki dari anak prempuanny mayit (ibnu bintin)
Cucu wanita dr anak lakilakiny mayit (bintu ibnin)
Cucu wanita dr anak wanitany mayit (bintu binten)
golongan cucu Yg bisa mewaris adalah hany 2. Yaitu
Ibnu ibnin dan bintu ibnin.
Cucu laki dari anak prempuanny mayit (ibnu bintin)
Cucu wanita dr anak lakilakiny mayit (bintu ibnin)
Cucu wanita dr anak wanitany mayit (bintu binten)
golongan cucu Yg bisa mewaris adalah hany 2. Yaitu
Ibnu ibnin dan bintu ibnin.
Adapun
cucu prempuan dan cucu laki laki ( dari jalur anak prempuannya mayit) tidak
bisa mewaris. Kecuali hanya bersetatus dzawil arham.
4.
Uhuwwah.
apakah saudara-saudaranya mayit bisa mendapat
warisan?
Jawab.
jika
ada orang meninggal, maka saudara saudaranya orng yg meninggal bisa mendapatkan
warisan. baik lakilaki maupun prempuan. baik ikatan persaudaraan dg mayit
adalah ikatan saudara, KANDUNG, SAUDARA TUNGGAL AYAH, SAUDARA TUUNGGAL IBU.
TETAP MENDAPAT WARISAN.
BAHKAN
ANAK YG DI AMBIL ORANG LAIN DI JADIKAN ANAK ANGKAT, TETAP MEMILIKI HAK WARIS.
TERHADAP SAUDARA ASALNYA DAN KEDUA ORNG TUANYA ASLINY
Soal : no 15 adalah
mu'tiq dan ashobahnya.
1.
Artinya (apa maksudnya ya)
ashobah apa?
2.
Ashobahnya, akhiran nya itu
ditujukan kepada mu'tiq atau yang lain?
Jawab
ini adalah husus
bab perbudakan. mengingat zaman sekarang sudah tidak ada sistem perbudakan maka
aturan ini tidaklah berlaku.
Jawab:
1. dalam ilmu waris. apabila mayit adalah mantan budak dan tidak memiliki ahli waris. maka yang berhak mewaris adalah orng yg pernah memerdekakannya. jika orang yg memerdekakkannya tidak ada. maka yg berhak mewaris adalah asobahnya. (kluarganya orang yg memerdekaakannya)
2. posisi urutan orng yg memerdekakan dalam hal mendapatkan warisan adalah posisi terahir setelah apabila ahli warisnya tidak ada. (muktik mahjub apabila masih ada ahli waris) dan apabila ahli waris sudah tidak ada, dan muktiknya sudah tidak ada maka. Pewris mantan budak tersebut adalah kluarganya muktik.
1. dalam ilmu waris. apabila mayit adalah mantan budak dan tidak memiliki ahli waris. maka yang berhak mewaris adalah orng yg pernah memerdekakannya. jika orang yg memerdekakkannya tidak ada. maka yg berhak mewaris adalah asobahnya. (kluarganya orang yg memerdekaakannya)
2. posisi urutan orng yg memerdekakan dalam hal mendapatkan warisan adalah posisi terahir setelah apabila ahli warisnya tidak ada. (muktik mahjub apabila masih ada ahli waris) dan apabila ahli waris sudah tidak ada, dan muktiknya sudah tidak ada maka. Pewris mantan budak tersebut adalah kluarganya muktik.
5.
Jad dah (nenek).
Baik
nenek dari jalur ibu. (ibunya ibu) Atau nenek dari jalur ayah. (Ibunya ayah)
yaitu
apa bila ada mayit mati dan memiliki nenek dari jalur ibu. maka nenek ini bisa
mewarisi cucunya. Tapi dg catatan selama tidak ada yg memahjubkannya.
6.
Uhtun saqiqoh (sudara wanita
kandung).
yg
di maksud dg saudara adalah bisa kakak prempuannya mayit, atau adik prempuannya
mayit, dan yg di maksud dg kandung. adalah sudara tunggal ayah serta tunggal ibu.
jadi
apabila ada mayit meninggal. dan memiliki saudara kandung prempuan. maka dia
bisa mendapatkan warisan, pengajuan warisannya memakai status, saudara
prempuannya mayit / Uhtun saqiqoh. Begitu juga ahun saqiq. Tapi dg catatan
selama tidak ada yg memahjubkannya.
7.
uhtun liab. (saudara wanita sebapak)
yg
di maksud dg saudara wanita sebapak adalah bisa kakak prempuannya mayit, atau
adik prempuannya mayit
dan yg di maksud dg sebapak. adalah sudara tunggal ayah dan lain ibu.
dan yg di maksud dg sebapak. adalah sudara tunggal ayah dan lain ibu.
jadi
apabila ada mayit meninggal. dan memiliki saudara prempuan tungga ayah. maka
dia bisa mendapatkan warisan, pengajuan warisannya memakai status, saudara
prempuan tunggal ayahnya mayit (uhtun liab) begitu juga ahun liab. Tapi dg
catatan selama tidak ada yg memahjubkannya.
8.
Waladil um (saudara-saudari
keturunan tunggal ibu /dari ibu).
yg dimaksud dg saudara seibu adalah bisa kakak
atau adik prempuannya mayit beda ayahnya.tp ibunya sama.
jadi
apabila ada mayit meninggal. dan memiliki saudara tungga ibu. maka dia bisa
mendapatkan warisan, pengajuan warisannya memakai status, waladil um
(ahun/uhtun lium). Tapi dg catatan selama tidak ada yg memahjubkannya.
9.
Zaujah (istrinya mayit).
yg
dimanakan istri adalah wanita yg bersetatus dalam ikatan sah (akad nikah)
sebelum suami meninggal. wanita yg masih dalam akad. bisa mewaris suaminya.
Tapi
sebaliknya
wanita yg sudah
di ceraikan sebelum meninggal oleh mayit. maka istri tidak punya hak untuk
mewarisi mantan suaminya.
Istri/wanita ini
adalah orng lain. bukan nasab pun juga kerabat. tp bisa mewaris karena status
pernikahan.
jika
seorang mayat memiliki istri kurang dari lima. maka semua istrinya memiliki hak
yg sama dalam mewaris, tidak perduli istri pertama atau kedua atau ke empat.
jika
seorang suami memiliki istri lebih dari 4. maka yg berhak mendapatkan warisan
adalah istri yg sah (4 istri pertama), sebab yg di maksud zaujah adalah istri yaitu
wanita yg di ikat oleh mayit dg tali pernikahan yg sah secara sar'i.
anak yg dihasilkan dari pernikahan yg tidak
sah. tp bisa mewaris adalah. anak muallaf. Yaitu pasutri non muslim. yg menikah
hingga punya anak. lalu masuk islam semuanya.
ini
adalah pengecualian
10.
Muktiqoh.
muktiqoh
adalah. wanita yg memerdekakan budak. budak yg sudah merdeka. apabila tidak
memiliki ahli waris nasab dan ahli waris kerabat. maka yg berhak mendapatkan
warisan adalah muktiqoh.
dalam
ilmu waris. apabila mayit adalah mantan budak dan tidak memiliki ahli waris.
maka yang berhak mewaris adalah orng yg pernah memerdekakannya. jika orang yg
memerdekakkannya tidak ada. maka yg berhak mewaris adalah asobahnya.
(kluarganya orang yg memerdekaakannya)
posisi
urutan orng yg memerdekakan dalam hal mendapatkan warisan adalah posisi terahir
setelah apabila ahli warisnya tidak ada. (muktik mahjub apabila masih ada ahli
waris) dan apabila ahli waris sudah tidak ada, dan muktiknya sudah tidak ada
maka. Pewris mantan budak tersebut adalah kluarganya muktik
11.
anak laki lakinya mayit/ibnun
Jika
ada mayit meninggal. Dan meninggalkan bnyk ahli waris anak laki laki satu atau
lebih. Maka yg di maksut ibnun adlh anak laki lakiny mayit. Bukan anak laki
laki menantu. Bukan anak laki laki bawaan sebelum nikah (tiri). Dan bukan pula
susuan ato anak anak laki laki angkat (pupon).
12.
ibnu ibnin (cucu pria dari anak
pria)
diantara
cucunya mayit laki laki yg berhak mendapat warisan adalah cucunya mayit yg
berasal dari jalur laki laki. cucu laki laki dari anak lakilaki berhak
mendapatkan waris. selama si mayit tidak ada ibnun.
13.
Abun/ ayah.
yang
di maksud ayah di sini adalah ayahnya mayit.
apabila mayit meninggal dan atas si mayit masih hidup. ayahnya, maka ayah bisa mendapatkan waris.
apabila mayit meninggal dan atas si mayit masih hidup. ayahnya, maka ayah bisa mendapatkan waris.
14.
kakek.
jika
seorang cucu meninggal, maka kakek punya hak waris atas cucunya yg meninggal.
selama cucu tersebut ayahny tidak ada (mati).
15.
KEPONAKAN MAYIT.
keponakan
mayit, baik keponakan dari saudara sekandung, atau keponakan se ayah, atau
keponakan dari saudara seibu. keponakan punya hak waris atas mayit yg meninggal
selama tidak ada ahli waris yg memahjubkan.
16.
pamannya si mayit. (‘am / khol)
baik
paman dari sudaranya bapak, atau paman dari saudaranya ibu. baik
persaudarannnya tunggal ayah, tunggal ibu, atau paman kandung, pamannya mayit
punya hak waris selama tidak ada ahli waris yg memahjubkannya
begitu juga anak anaknya paman. juga punya hak waris atas mayit, Senada dg paman adalah bibik, bibik juga punya hak waris kepada keponakannya, selama tidak ada yg menghalanginya.
begitu juga anak anaknya paman. juga punya hak waris atas mayit, Senada dg paman adalah bibik, bibik juga punya hak waris kepada keponakannya, selama tidak ada yg menghalanginya.
Istilah paman
dan bibi dalam bahasa arab di bedakan.
Titik
pembedanya adalah jalur. Yaitu:
1.
Jika paman dan bibi dari jalur
ayah memakai istilah ‘am/’ammah
2.
Jika paman dan bibi dari jalur
ayah memakai istilah khol/kholah.
17.
Zauj (suami).
suami
adalah orng lain yg hadir dalam jajaran kekerabatan disebabkan pernikahan yg
sah.
suami punya hak waris atas mayat istrinya. walau sestausnya adalah orng lain. Selama istriny tidak di ceraikan sebelum meninggal.
suami punya hak waris atas mayat istrinya. walau sestausnya adalah orng lain. Selama istriny tidak di ceraikan sebelum meninggal.
18.
Muktik (orng yg memerdekakan budak)
Muktik
adalah orang yg memerdekakan budak,
budak yg sudah merdeka karena di merdekakan oleh muktik atu mrdeka sababiyah. maka jika mayit tidak memiliki kerabat. sanak kluarga, muktik punya hak waris atas kematian mayit(budak).
begitu
juga orang orng/kerabatnya muktik. kerabatnya muktik juga punya hak waris atas
mantan budak yg meninggal, apabila si muktik telah meninggal duluan.budak yg sudah merdeka karena di merdekakan oleh muktik atu mrdeka sababiyah. maka jika mayit tidak memiliki kerabat. sanak kluarga, muktik punya hak waris atas kematian mayit(budak).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar